Senin, 24 November 2014

BELAJAR MEMBUAT BLOG

Interior “pabrik” sintesis protein ini (ribosom) memiliki tempat khusus bagi tRNA, yaitu tempat P dan tempat A, meskipun ada beberapa buku sumber yang manyatakan bahwasanya ribosom memiliki 3 tempat bagi tRNA. tRNA juga berasal dari nukleolus (sama halnya dengan rRNA). tRNA memiliki kemampuan khusus dapat membentuk ikatan kovalen dengan molekul aminoasil (contoh: tirosin, glisin, dll.) dengan cara pemuatan atau aminosilasi. Untuk satu jenis aminoasil dapat diikat oleh beberapa tRNA dengan masing-masing tRNA mengikat  satu aminoasil.
Pada tRNA terdapat 3 kodon yang dikenal dengan istilah trikodon yang merupakan komplementer dari kodon pada mRNA. tRNA yang masuk ke ribosom akan sesuai dengan urutan kodon mRNA yang sedang diterjemahkan, sehingga secara tidak langsung asam amino juga tersusun secara beraturan sehingga membentuk ikatan polipeptida. tRNA yang awalnya mengikat gugus amino pada tempat A akan bergeser ke tempat P. Pada tempat P asam amino sudah terikat dengan rantai polipeptida dengan bantuan Transferase peptidil yang sebenarnya sudah terjadi saat proses menjelang berpindahnya tRNA dari posisi A ke posisi P.. Seiring berjalannya tahap elongasi, tRNA datang dan pergi dengan meninggalkan muatan asam amino yang semakin lama semakin panjang membentuk ikatan polipeptida. Hingga akhirnya ribosom mencapai kodon stop dimana tidak ada satupun antikodon tRNA yang sesuai sehingga tempat A, digantikan oleh Release Factor (protein pembebas). Masuknya protein pembebas mengubah aktivitas tranferase peptidil, dari mengikatkan asam amino ke tRNA peptidil menjadi asam amino (rantai polipeptida) mengikat air. Reaksi ini melepaskan gugus karboksil rantai polipeptida yang sedang tumbuh dari ikatannya dengan molekul tRNA. Dengan demikian rantai polipeptida segera dilepas ke sitosol, sedangkan ribosoma meninggalkan mRNA, dan segera terurai menjadi sub-unit besar dan kecil kembali.

0 komentar:

Posting Komentar